Saturday, December 30, 2006

Tiger Baby: Noise Around Me


Setelah menanti cukup lama (2 tahun, album pertama mereka "Lost In You" rilis 2004), akhirnya trio dari Denmark (tepatnya di kota Copenhagen) ini ngeluarin album barunya (Noise Around Me). Gw blum mendengarkan secara seksama seluruh materi album ke 2 mereka, baru sebatas denger sekedar lewat (maklum baru selesai downloadnya tadi :D). Track yang gw suka di album ke dua ini yaitu "Girlfriend", lagunya mirip mirip "One Day It's You" di album pertama. Gw sih yakin lagu lagu lain tak kalah bagusnya, cuma gw blum punya waktu untuk bener bener meresapi, hehehe. Yang jelasnya bayangan ke sana itu ada, terbukti gw ga jenuh dengerinnya, gw udah puter 2 kali nih album, blum ada rasa jenuh, malah semakin menikmati. Bakal sangat luar biasa kalau nantinya album ke dua ini lebih bagus dari yang pertama, soalnya yang pertama tuh amazing banget, track demi track ga punya kekurangan.

Gw kaget baca profile di Myspace mereka, mereka ternyata dipengaruhi juga oleh Britney Spears dan Madonna, auauauau, bahkan mereka ga segan segan dipengaruhi oleh group yg terbilang masih sangat baru, seperti Entre Rios (Argentina), Ladytron (UK), Lali Puna (Germany). Walhasil berhasil kok menciptakan warna tersendiri. Salute!

Tiger Baby Are:
Pernille Pang
Nikolaj Tarp Gregersen
Benjamin Teglbjærg

Genre: Indie Electronic/ElectroPop
Origin: Copenhagen, Denmark
Album: Lost In You (2004). Noise Around Me (2006)

Dikejar Anjing

Hari ini gw brangkat ke KKS buat acara silaturahmi Idul Adha, naah kan naek tramco tuh kesananya, gw turun deket Pasar Mobil tuh, tak disangka gw lewat deket markasnya anjing(Anjing Centre :D), yah gw mana ngeliat, soalnya kan gelap (dah malem), waaaw, terdengar suara "au au aua au" (coba kamu ulang 3x). lirik sana sini berharap itu bukan anjing, tapi kucing yang lagi nyamar jadi anjing, waaah, ternyata harapan gw tdk terkabul, saudara saudara sekalian!, itu bener bener anjing, oh God, mampus lah awak. satu anjing mendekat ke gw sambil "au au au au" (diulang 4x sebelum tidur,bisa mencegah kamu dari mimpi buruk), gw pura pura mau lempar tuh anjing,wiiih!,dia nya ga respon tuh, biasa aja. Akhirnya satu anjing lagi maju, skrg anjingnya udah 2! ooooh!, mati lah awak. Gw masih dengan gaya pura pura mau melempar, anjingnya masih diem di tempat, sambil "au au au au", gw udah siap siap pasang jurus seribu bayangan (baca: Lari), setelah bernegoisasi beberapa saat dengan ke dua anjing itu, maksud gw saling ancam mengancam, akhirnya gw yg kalah, gw harus lari bo!. 1 2 3, lariiiiiiiiii!, kejar kejaran pun terjadi layaknya film film hollywood, tau ga pemirsa di rumah maupun studio?, gw kayaknya ga pernah lari sekenceng itu, gw terpaksa mengikuti irama permainannya si anjing, yaah mau ga mau gw harus lari kenceng untuk mengimbangi larinya si anjing, gw udah kayak michael owen larinya, kenceng boo! wush wush wush.

Setelah lari muter muter taman (udh kayak film India), gw lari deh tuh nyeberang jalan raya, gila bo!, ga sempet lirik kiri kanan manatau ada mobil, gw sikat aja tuh...wush wush!, nyeberang deh gw, untung ga ada mobil, kalau ada!, waduh, tau mobilnya yang ancur apa gw yg ancur :D, dan pemirsa, apa yang terjadi selanjutnya? saksikan derap hukum minggu depan pada hari dan jam yang sama :D!, pemirsa, ternyata anjingnya ikut nyeberang, anjingnya emang niat banget nih ngejar ngejar gw!, gw lari lagi deh tuh, beberapa saat gw liat ke belakang, waah anjingnya ternyata berhenti!, mgkn dia udah tau itu kalau dia udh memasuki wilayah mahasiswa, takut kali digebukin ama anak anak. Gw ngerasa lega banget deh tuh walau batin ini masih berkecamuk saking tegang dan paniknya. Haaaa, akhirnya sampai juga ke sekretariat, langsung deh santap sate nyam nyam nyam!,

Sate apakah yang dimakan oleh Emin? apakah sate anjing, ayam, ato sapi dsb?, saksikan episode berikutnya! Hehehe...ga ko!, udah tamat :D

Wednesday, December 27, 2006

Membandingkan Angels & Airwaves dan +44




Pasca bubarnya Blink 182 rupanya tdk menyurutkan para personilnya untuk terus berkarya, tak brapa lama mereka pun muncul dengan band masing masing, si Tom Delonge dengan Angels & Airwaves nya, Mark Hoppus dan Travis Barker dengan +44. Gw coba membandingkan kedua band ini, yang menurut gw sangat jauh dari musik Blink 182, baik itu Angels & Airwaves maupun +44.

Pertama mari berbicara tentang Angels & Airwaves, band ini cukup bagus menurut gw, tapi kalo berbicara album, anda akan menemukan kejenuhan jika sudah mendengarkan berkali kali, musiknya monoton, dan terkesan *pelit*, pemborosan terdapat pada sound gitar nya, yang kadang terlalu lama memainkan riff, ambil contoh salah satu hits mereka "The Adventure", yang menurut gw klimaksnya hanya terdapat pada awal lagu aja, pas masuk lagu nya, semuanya jadi biasa aja. Satu satunya lagu yang menurut gw cukup bagus adalah "The War" (lagu ini berisi kritik terhadap kebijakan perang presiden Bush), lagu ini mempunyai komposisi yg bagus, reff nya pun lumayan *dapet*. Lagu berikutnya yg menurut gw cukup bagus adalah "It Hurts", walaupun anda akan tetap mendapatkan pemborosan pattern, permainan intro yang terlalu lama, membuat rasa jenuh tersendiri. Overall, bagi gw, hanya 3 lagu diatas yang layak dijadikan hits.

Dan berikutnya adalah +44 (diambil dari kode negara Inggris), dibandingkan band diatas, mungkin ini lah yg pantas gw bilang agak mendekati musik Blink 182, mungkin hal ini disebabkan ketukan drum dari Travis barker kali ya!:), yaah, band ini secara album bisa dibilang lumayan lah, lebih bagus dari Angels & Airwaves dari sisi materi lagu. Semua lagu di album +44 layak didengarkan menurut gw, terutama lagu No Its'nt, Chapter XIII, Baby Come On, 155, Weatherman, Cliff Diving. Lagu yang sangat membekas di kepala gw adalah lagu "155" dan "No Its'nt", lagu yg terakhir ini ditujukan untuk Tom DeLonge, pertama kali dinyanyikan pada saat Tom DeLonge lagi ulang tahun, lagu ini berisi curahan hati Mark Hoppus tentang Tom DeLonge dan Blink 182, cukup indah menurut gw, terutama di bagian akhir lagunya yang menurut gw mencapai klimaks nya.

Yaah, harus diakui, +44 jauh lebih bagus dari Angels & Airwaves. Ini lah hasil perpecahan dari Blink 182, hehehe, yang konon katanya berawal dari kesibukan Tom DeLonge di band Boxcar Racer. Hal ini juga pernah dibenarkan oleh si Tom DeLonge, dalam salah satu wawancaranya (lupa di website mana:), dia berkata kurang lebih spt ini "kalau saja sy tidak di Boxcar Racer, mungkin anda masih mendengarkan musik Blink 182 sampai sekarang". Yaah, hal seperti ini biasa terjadi di dunia musik, bagaimana pun, Blink 182 tetap bakal jadi sejarah musik Punk Rock. Satu lagi perbedaan Blink 182 dengan ke dua band ini, dimana penulisan lirik mereka lebih dewasa, tidak ada lagi kata kata kocak/kasar atau ngasal seperti yg biasa anda temukan di lagu lagu Blink 182.

Tuesday, December 26, 2006

Standart Bau Menurut Orang Mesir Dan Indonesia

Percaya ga sih saudara saudara ku sekalian?, kalau standart bau orang Indonesia dengan orang Mesir itu berbeda, jadi misalnya, kita nih udah nyium bau aneh, tapi Mesir nya masih ngerasa biasa aja, Aneh kan pemirsa?!!. Gw ambil contoh bau ketek misalnya (yang bau ketek jangan tersinggung ya!, kalau kamu baca ini sambil senyum/tertawa, berarti kamu bau ketek), kita udh tutup idung saking nyegatnya ketek si Mesir, tapi orang orang Mesir yang dideket dia masih aja nyantai nyantai, ngerasa ga ada bau apa apa, waah rupanya dia udh ilang sense penciumannya, idungnya ga peka lagi, hahahaha. Ibaratnya kita udh muntah muntah (hiperbolis banget yak) saking nyegatnya tuh bau, tapi Mesir nya masih piss piss aja dengan bau itu. Mungkin bagi mereka ga ada yg namanya bau ketek. Alias bau ketek itu adalah bau yang standart yang tidak menimbulkan apa apa, sama aja kalau kita cium bau kue atau apa lah, pokoknya mah, ga ada bau apa apa lah.

Gw kadang kalau lagi naik bus, ada cewe cakep, pas deket deket ama dia (dia yg deketin gw), naudzu billah baunya, pake Rexona kek ato apa lah, cakep cakep masa bau sih!. Contoh lain penjual kambing di deket tempat gw, gw kalo lewat situ pasti tutup idung atau ngga tahan nafaslah minimal, naah orang orang Mesir ga ada tuh yg merasa risih dg bau nya, orang Indonesia yg lain kalo lewat disitu juga pasti nyeberang ke jalan sebelah, atau ngga tutup idung

pemirsa di studio maupun di rumah, mari kita waspadai hidung kita, semakin lama anda disini (Mesir), smakin hilang sensitfitas penciuman anda, tanya kenapa??? karena anda akan terbiasa dengan bau bau yg menurut orang Mesir biasa aja tapi bagi kita itu adalah bau yang luar biasa. Bisa dibayangkan kalau ada yg kentut trus orang orang pada tutup idung, dan anda ga tutup idung karena ga cium apa apa, bisa bisa andalah yang akan dituduh sebagai orang yang kentut dan dijebloskan ke dalam penjara (dengan tuduhan mengganggu ketertiban umum, dan melukai perasaan orang lain)*sadis*.

Saran gw kepada pemerintah Mesir, agar menurunkan harga Rexona di Mesir, kalau ga salah harganya diatas 6 Pound, nah ini termasuk agak mahal untuk ukurang kebanyakan orang Mesir, diturunin lah ke 3 Pound atau mentok 3.5 Pond, agar setiap orang Mesir bisa mempunyai satu buah Rexona. Atau mungkin mereka mengimpor tawas alami dari Indonesia, kan banyak tuh di Indo, gw kira tawas akan lebih murah harganya. Sekian dulu tulisan si Emin, waspadalah terhadap hidung anda!, waspadalah!

Acara ini disponsori oleh "Rexona Deodorant" *ooh..pantes*